Welcome Comments Pictures

30 May 2015

“You aren’t My Friends, But You are My Second Family”



Be Follower of Jesus, Join to NHKBP Padang Bulan, and I found My Second Family…

May 30, 2015
Thanks for special gifts…


Bukan soal nilai ataupun harga dari hadiah yang mereka berikan. Melainkan betapa berharganya bagiku ketika aku bisa merasakan sukacita bersama mereka.
Tuhan itu sungguh baik…
Ketika satu orang pergi meninggalkan ku, DIA berikan banyak orang untuk merangkulku kembali.
Ketika sahabatku pergi meninggalkan ku, DIA berikan aku suatu keluarga untuk aku bisa merasakan sukacita.

Terimakasih NHKBP Padang Bulan atas hadiah wisuda terindah yang ku dapatkan malam ini…




17 May 2015

How Lucky Am I?


28 !
Yah…28 adalah angka yang manis bagiku!
28 Januari 1993, aku dilahirkan di sebuah kota kecil, Kota Bangko, Provinsi Jambi.
28 Juli 2011, nama ku terdaftar sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi Negri (PTN) yang telah aku impikan sejak SMA dulu, yaitu Universitas Sumatera Utara. Aku diterima menjadi mahasiswa di PTN ini melalui jalur reguler SNMPTN – Ujian Tertulis.
28 April 2015, “IDA GLORIA MARLINANG, S.Sos. Aku dinyatakan “sah” menjadi seorang Sarjana Sosial melalui sidang meja hijau.

“I think I’m Lucky Woman…”
Sepintas terlintas kata-kata itu dibenak ku.
“Yah why not?”
Ketika banyak orang yang berpikir bahwa “skripsi” merupakan sesuatu yang menyeramkan, karena harus siap mental setiap berjumpa dengan dosen pembimbing dan harus siap lembur untuk revisi. Aku pun juga sempat merasakan hal tersebut. Tetapi dengan “niat” dan “tekad” yang ada dalam diriku untuk bisa menyelesaikan kuliah “tidak lebih dari 4 tahun”. Aku mampu melewati setiap masalah demi selesainya skripsi, demi selesainya kuliah, demi sarjana, demi orangtua. Yahh…semua demi-demian.
Mungkin aku memang beruntung!
Beruntung bisa ACC judul skripsi lebih cepat.
Beruntung bisa dapat dosen pembimbing yang baik dan pengertian.
Beruntung bisa dapat dosen penguji yang tidak suka menggagalkan mahasiswanya.
Beruntung bisa ACC seminar proposal lebih cepat.
Beruntung Tuhan masih tunjukkan mujizat-Nya dihari terakhir pendaftaran ujian meja hijau.

“GOD is good…”
Sekeras apapun perjuangan yang telah ku lakukan, itu semua tidak terlepas dari Mujizat-NYA yang dahsyat.
Pernah ku rasakan ketakutan yang luar biasa di malam sebelum ujian seminar proposal. Nyaris ku rasakan putus asa, hingga aku menangis tersedu di dalam Doa. Terbayang oleh ku jika aku gagal pada seminar proposal, tidak hanya uang yang terbuang sia-sia, orangtua yang kecewa, dan aku yang menjadi semakin lelah. Semua kekuatiran yang kurasakan membuatku susah tidur di malam itu. Ku buka Alkitab yang ada di android, ku baca sebuah ayat dan ku nyanyikan lagu “KJ 410 – Tenanglah Kini Hatiku”.
“TUHAN adalah penolongku! Aku tidak akan takut! Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” (Ibrani 13:6)
Benarlah apa yang tertulis pada ayat alkitab itu…
Aku memang nyaris gagal, tetapi Tuhan menolong ku dan menyatakan betapa ajaibnya Kuasa DOA itu!
DIA berikan aku hadiah terindah saat itu, yaitu “Lulus Seminar Proposal”.
Sedikit lega setelah ujian seminar proposal terlewati, meskipun perjuangan ku belum selesai.

“Peak of the problem!”
Untuk sampai di akhir cerita tentunya ada “klimaks” yang harus diceritakan.
Puncaknya ketika hanya tinggal beberapa hari lagi pendaftaran ujian meja hijau ditutup. Dimana aku mendapatkan dosen pembimbing 2 yang sedang berada di luar kota, hingga aku harus menjadi seperti seorang pengemis yang tidak tau malu. Masuk ke ruangan ketua jurusan sebanyak 3 kali hanya untuk meminta ganti dosen pembimbing 2, dan berakhir pada kekecewaan. Di malam sebelum hari pendaftaran sidang berakhir, aku hanya bisa menangis semalaman hingga jam 4 pagi di kamar kos ku. Ku rasakan kekecewaan dan kekesalan yang luar biasa.
Pada hari terakhir pendaftaran sidang, setengah niat datang ke kampus untuk menjumpai dosen lagi. Karena ku pikir sudah tak ada harapan lagi.
“But I’m wrong!”
“With GOD nothing is impossible!”
Ternyata Tuhan tidak diam melihat keadaan ku…
Sekali lagi aku merasakan Kuasa-NYA yang luar biasa…!
Di hari itu aku menjumpai ketua jurusan dengan mata yang sangat bengkak karna menangis semalam. Dan diluar dugaan ku…dosen pembimbing 2 diganti. Hari itu juga aku langsung menjumpai dosen pembimbing 2 yang baru, doping 2 langsung menyuruh ku untuk bimbingan hari itu juga, diberikan beberapa pertanyaan mengenai isi skripsi ku dan langsung ACC ujian meja hijau.

“Yeayy…How lucky am I?”
I got “A” on my skripsi exam…!
“Kamu adalah seperti apa yang kamu pikirkan”
Dari awal kuliah, aku memikirkan untuk bisa selesai kuliah tidak lebih dari 4 tahun. Dan TUHAN memberikan sesuatu yang lebih indah…
“3 tahun 8 bulan”
Waktu yang ku jalani hingga aku meraih gelar Sarjana Sosial.

“Yesterday is history. Tomorrow is a mystery. Today’s God gift that’s why we call it the present.” John Rivers~


24 Jan 2013

Artikel ketiga :)



IMAJA Medan : “Trima Kasih PEMPROV JAMBI!”



Sobat Xpresi, siapa sih yang gak pengen kuliah dengan dana beasiswa? Banyak orang yang pengen kuliah di Universitas yang bagus, tapi terkendala oleh dana.

Beasiswa merupakan bantuan keuangan yang diberikan kepada pelajar ataupun mahasiswa yang digunakan demi kelangsungan pendidikan yang sedang ditempuh. Pemerintah Provinsi Jambi melalui dinas pendidikan melaksanakan program beasiswa untuk strata 1, strata 2, dan strata 3. Pemerintah Provinsi Jambi tidak hanya memberikan beasiswa untuk pendidikan didalam negeri saja, tapi juga pendidikan luar negeri. Pemerintah melaksanakan program beasiswa ini dalam rangka mewujudkan visi dan misi provinsi Jambi, yaitu menuju Jambi Emas ( Ekonomi Maju, Aman, Adil, dan Sejahtera) tahun 2015.

Nah, sekarang sobat Xpresi gak perlu kuatir! Karna pemerintah menyediakan banyak dana beasiswa yang bertujuan untuk mendukung kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

Di Medan, terdapat beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Jambi (IMAJA) yang menerima beasiswa Pemerintah Provinsi Jambi 2012. Mereka adalah Saddam Ramadhani, Deko Sanjaya, Ida Gloria Marlinang, Subardi Wansyah, Sri Handika Pratiwi, Ahmad Hidayat, Nova Desrita, Sabrina Amalia, dan Ade Ayu Anggraini.

Penerima beasiswa Pemprov Jambi dari IMAJA-Medan ini berkomitmen untuk tidak menyalahgunakan dana beasiswa yang telah diberikan. Bahkan mereka turut memberikan sedikit dari dana beasiswa tersebut sebagai sumbangan kepada Ikatan Mahasiswa Jambi (IMAJA-Medan). Sumbangan tersebut diharapkan bisa membantu pelaksanaan kegiatan-kegiatan organisasi yang berbau budaya jambi, agar masyarakat di luar provinsi jambi juga bisa mengetahui budaya jambi dan lebih melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia.



“Saya mewakili IMAJA-Medan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi Jambi atas beasiswa yang telah diberikan. Saya berharap program beasiswa ini dapat terus berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya. Saran saya, kalo bisa Pemprov Jambi mengadakan ikatan dinas bagi mahasiswa berprestasi dan beasiswa penuh mulai dari awal kuliah sampai akhir, serta menambah program studi yang ada di perguruan tinggi negeri jambi. Jika saya diberikan beasiswa S2 dan S3, saya siap menjadi pioner untuk negri jambi!” ucap Deko Sanjaya selaku wakil ketua umum IMAJA-Medan.
Wah.. Ternyata penerima beasiswa Pemprov Jambi dari IMAJA-Medan ini sangat antusias untuk membangun negri jambi, Xpresi! Untuk membangun Provinsi Jambi pastinya diperlukan perencanaan sumber daya manusia yang efektif dari segi kuantitatif dan kualitatif, serta bermanfaat secara ekonomis. Pendidikan merupakan salah satu kunci pembentukan SDM yang berkualitas.
Semoga tujuan dari program beasiswa yang diberikan Pemprov Jambi benar-benar tercapai dan tepat sasaran, serta penerima beasiswa ini dapat menjadi SDM yang berkualitas dan berguna bagi bangsa. 
Sobat Xpresi, mari kita dukung program beasiswa yang dilaksanakan oleh Pemprov Jambi ini agar terwujudnya Jambi Emas ( Ekonomi Maju, Aman, Adil, dan Sejahtera) tahun 2015 !

Penulis : 
Ida Gloria Marlinang
Mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU)
Agg. Divisi Pemberdayaan Wanita

Miss You Comments Pictures